Wednesday, 27 April 2016

Tips Stimulasi Untuk Bayi Yang Belum Bisa Merangkak

Secara umum, memasuki usia 6 bulan, saat bayi anda tengkurap sehingga ia mampu mengangkat berat badannya. Inilah cikal bakal kemampuan bayi Anda untuk merangkak. Namun, tidak semua bayi usia yang sama memiliki kemampuan untuk merangkak, mungkin bayi Anda sebelum usia 6 bulan atau mungkin lebih dari 6 bulan. Nah, pada usia itu sering terlambat Ibu sering khawatir dan bertanya-tanya apakah penundaan merangkak tanda gangguan perkembangan pada anak?

Seringkali orang beranggapan bahwa pertumbuhan dan perkembangan adalah salah satu fase yang sama pada anak-anak tetapi mereka memiliki hal yang berbeda. Pertumbuhan anak terkait dengan perubahan fisik, seperti proporsi tubuh, dan ukurannya yang besar dapat meningkat dalam jumlah yang besar dalam sel tubuh anak. Pertumbuhan dapat diukur sehingga anak memiliki unit sentimeter, gram atau lebih. Sementara pertumbuhan adalah kemampuan untuk fungsi dan struktur tubuh anak, hasil dari interaksi kematangan syaraf pusat dan organ-organ yang terkena dampak pada anak. Jadi proses pertumbuhan dan perkembangan anak-anak tidak bisa berdiri sendiri melainkan berkesinambungan, salah satu perkembangan pada anak yaitu fase merangkak.

Kemampuan untuk merangkak pada bayi yaitu rentan waktu 6-10 bulan. Ketika anak mulai merangkak lengan dan kaki untuk mendukung tubuh dengan merangkak di lantai, anak Anda akan melatih kemampuan motorik halus.
Merangkak ini merupakan tahap di mana anak Anda sebelum berjalan, dengan merangkak bayi belajar untuk duduk dan berdiri. Dengan merangkak kemudian anak Anda mempersiapkan untuk berjalan bahkan untuk memperkuat otot-otot lengan dan kaki untuk mengangkat beban tubuhnya sehingga dapat bergerak.

Selain rentan dari berbagai usia dalam memasuki fase merangkak, anakpun merangkak dengan cara yang berbeda. Di beberapa anak-anak sering menggunakan tangan mereka dan kaki, dan bayi yang merangkak dengan cara menggeser perut, sebagian besar bayi merangkak dengan menggunakan pantat dan kaki. Meskipun umum pada anak-anak yang merangkak, yaitu menggunakan tangan dan lutut.

Sehingga bayi Anda sering bertanya-tanya mengapa bayi Anda tidak dapat merangkak. Anda tidak perlu khawatir. Fase merangkak tidak perlu berpatokan penting. Bahkan anak-anak dapat merangkak melalui sebuah fase dan kemudian memiliki kemampuan untuk berdiri dan berjalan dengan benar.

Para Ahli menyarankan bahwa bayi merangkak melalui sebuah fase, dan langsung berjalan tidak ditemukan memiliki gangguan medis. Jadi untuk Anda sebagai orang tua tidak perlu khawatir jika bayi Anda telah memasuki usia rentan maksimal 10 bulan tetapi tidak memasuki fasa merangkak, melainkan langsung berdiri. Itu dialami oleh bayi dalam memasuki tumbuh tanpa melalui fase merangkak.

Hal yang paling penting bagi orang tua adalah untuk memberikan stimulasi cukup belajar untuk merangkak. Beberapa anak sulit untuk merangkak karena faktor stimulasi karena kurangnya stimulasi dan anak-anak sering meletakkan di punggungnya sehingga yang menghambat kemampuan untuk merangkak. Demikian pula, pada anak-anak yang yang sering diambil sehingga anak-anak yang terlalu malas untuk bergerak dan menghambat kemampuan merangkak.

Dengan demikian bagi orang tua yang bertanya-tanya mengapa bayi Anda tidak bisa merangkak. Memberikan stimulasi (rangsangan) yang cukup sehingga bayi Anda memiliki cukup banyak waktu untuk berbaring telungkup dan merangsang perut untuk bergerak ke posisi di bagian bawah.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk merangsang bayi untuk menjelajah:


  1. Pastikan Bayi Anda sudah memiliki kemampuan tengkurap bolak-balik dan menopang tegak tubuh saat anak anda tengkurap
  2. Sesekali bayi anda sehabis mandi, anda dapat berbaring tengkurap tanpa menggunakan baju untuk memudahkan bayi anda bergerak.
  3. Stimulasi dengan menggunakan mainan favorit nya. Anda dapat menempatkan pada jarak yang membuat anak Anda menjangkau dan mencoba untuk bergerak ke arah mainan.
  4. Biarkan anak Anda menjelajahi daerah sekitarnya ketika sedang tengkurap, Anda harus mempertimbangkan kewaspadaan Anda ketika anak Anda bergerak, jadi jangan membuatnya terluka/jatuh.

Stimulasi dia yang dapat Anda lakukan untuk membuat bayi Anda merangkak. Meskipun demikian Anda tidak perlu khawatir jika bayi melalui tahap merangkak. Tapi ketika bayi Anda tidak ingin untuk merangkak dan terlihat lemah atau kaku, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan awal.


Penulis: Kotakalam.id
Sumber: bidanku

No comments

Post a Comment